Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, virtual berarti (secara) nyata, sedangkan
akhiran –isasi menyatakan makna melakukan, proses, usaha, atau kegiatan. Berarti
virtualisasi adalah proses menyatakan atau membuat sesuatu menjadi nyata.
Sedangkan dalam ilmu komputer, virtualisasi bisa diartikan sebagai pembuatan
suatu bentuk simulasi dari sesuatu yang asalnya bersifat fisik, misalnya sistem
operasi, perangkat penyimpanan data atau sumber daya jaringan. Definisi lainnya
adalah "sebuah teknik untuk menyembunyikan karakteristik fisik dari sumber daya
komputer dari bagaimana cara sistem lain, aplikasi atau pengguna berinteraksi
dengan sumber daya tersebut. Hal ini termasuk membuat sebuah sumber daya
tunggal (seperti server, sebuah sistem operasi, sebuah aplikasi, atau peralatan
penyimpanan terlihat berfungsi sebagai beberapa sumber daya logikal; atau dapat
juga termasuk definisi untuk membuat beberapa sumber daya fisik (seperti
beberapa peralatan penyimpanan atau server) terlihat sebagai satu sumber daya
logikal.”
Dalam ilmu komputer, Ada dua jenis virtualisasi yaitu virtualisasi penuh dan
virtualisasi paruh. Virtualisasi penuh maksudnya mensimulasikan secara lengkap hal-hal yang mendasari suatu perangkat, sedangkan virtualisasi paruh hanya
mensimulasikan beberapa hal dari perangkat tersebut. Virtualisasi paruh lebih
mudah dijalankan daripaada virtualisasi penuh, akan tetapi virtualisasi paruh
memiliki kekurangan dalam hal compatibility/kesesuaian.
Virtualisasi dapat diimplementasikan ke dalam berbagai bentuk, antara lain (Harry
Sufehmi, Pengenalan Virtualisasi, 20090607):
1. Network Virtualization : VLAN, Virtual IP (untclustering), Multilink
2. Memory Virtualization : pooling memory dari node-node di cluster
3. Grid Computing : banyak komputer = satu
4. Application Virtualization : Dosemu, Wine
5. Storage Virtualization : RAID, LVM
6. Platform Virtualization : virtual computer
Pembahasan selanjutnya dalam buku ini akan terkonsentrasi pada platform
virtualization alias virtual computer. Platform virtualization digambarkan sebagai
berikut: ada sebuah hardware komputer dengan sistem operasinya (host; control
program) yang menciptakan simulasi dari komputer yang lain dengan sistem
operasinya sendiri sebagai guest software-nya. Guest software tidak selalu dibatasi
oleh aplikasi pengguna, banyak host yang mengizinkan host mengeksekusi secara
lengkap sistem operasinya. Nantinya guest software akan bekerja terhubung dengan
hardware yang dimiliki komputer host. Akses dari guest ke system resources seperti
akses jaringan, keyboard, disk storage dan sebagainya secara umum akan dikontrol
oleh host dengan penggunaan prosesor dan sistem memori yang terbatas.
Beberapa alasan virtualisasi:
Dalam hal penggabungan server, banyak server kecil yang digantikan
dengan satu server besar dengan tujuan untuk mengurangi jumlah hardware
yang memiliki harga tinggi seperti CPU. Meskipun hardware dijadikan satu
seperti itu, sistem operasinya tidak digabung. Masing-masing sistem operasi
yang berjalan pada satu server tersebut akan menjadi sebuah sistem operasi
yang berjalan sendiri secara virtual. Jadi satu server yang besar itu dapat
menjadi host bagi beberapa guest.
Dengan penggabungan hardware seperti yang diterangkan diatas, kita juga
dapat mengurangi penggunaan energi. kita akan lebih mudah mengontrol mesin virtual daripada mengontrol
hardware yang sebenarnya, konfigurasi bagi mesin virtual juga lebih
fleksibel.
Mesin virtual dapat diletakkan pada komputer host lain sesuai kebutuhan
kita.
Error yang terjadi pada mesin virtual tidak akan membahayakan sistem
komputer host, sehingga mesin virtual sangat cocok bagi orang yang hobi
utak-atik sistem operasi.
Dalam hal virtualisasi sistem operasi, berikut ini adalah limacontoh software pengelola
mesin virtual yang sering digunakan:
1. Virtual Box (Windows, Mac, Linux)
VirtualBox pertamakali dikembangkan oleh perusahaan Jerman (Innotek
GmbH). Pada February 2008, Innotek GmbH diakusisi oleh [Sun
Microsystems]. Selain mudah dalam penggunaannya software ini juga gratis,
sehingga banyak yang menggunakannya.
2. Parallels (Windows, Mac, Linux)
Dirilis pertama kali pada 15 Juni 2006, ini merupakan software pertama untuk
virtualisasi ke Komputer Macintosh dengan arsitektur Apple-Intel.